MAJLIS Ulama Indonesia (MUI) kita memang boleh dibilang produktif dalam urusan fatwa. Tentu masih lekat dalam ingatan masyarakat, MUI baru saja menfatwakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai penista agama. Kini lahir lagi fatwa tentang halal-haram di Media Sosial (Medsos).
Jumat, 09 Juni 2017
Uang Haram Setelah Fatwa Medsos MUI
MAJLIS Ulama Indonesia (MUI) kita memang boleh dibilang produktif dalam urusan fatwa. Tentu masih lekat dalam ingatan masyarakat, MUI baru saja menfatwakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai penista agama. Kini lahir lagi fatwa tentang halal-haram di Media Sosial (Medsos).
Rabu, 04 Januari 2017
lelaki perawan
aku
suka puisimu
yang
kau tulis dengan tangis
mengundang
hujan membasuh amis
di
gigil ringkih tubuhmu tanpa busana
kau
dekap erat hasrat mengurat
lelap
bersama preman pasar
dan pemuja alat vital
di
tengah hutan, di tepi jalan,
di
gedung sekolah dan perkantoran,
di
mana mana
sejauh jarak dan
sepanjang lama
kau
tulis puisimu
:lelaki
perawan
aku
suka puisimu
yang
kau tulis dengan darah
mengundang tangis membilas bengis
puisimu
kau tulis tulus
setulus
padi merunduk abdi.
Jepara, 4 Januari 2017
mata pisau
sebilah
mata pisau kau lempar
mengena
jantung debu jalan
kau
bikin anyir tubuh di angin
menghempas
rongga nafas
melupa
segala ingat. kecuali mata pisau-mu
di
mata risauku.
jangan
paksa aku merajam diri
karena
mata pisau-mu
kau mandikan rintik hujan
sampai
aku hanyut ke selokan,
ke
kolong jembatan, mengalir ke sungai,
bersama
sampah-sampah
di
tepi jalan.
sebab
mata pisau-mu
mata
risau-ku
mendustai
kenang yang mengarang.
Jepara,
4 Januari 2017
Selasa, 03 Januari 2017
sajak denyut nadi
aku ingin
meminangmu
dengan sebuah
puisi
yang kutulis
pada selembar kertas lusuh
menggunakan
darah dan nanah.
akan kutulis
tanpa nama
atau isial
atau tanda
tangan
agar kau tak
bertanya
:siapa?
cukuplah kau
tahu
aku sajak di denyut
nadi-mu.
Jepara,
03 Januari 2017
menziarahi hujan
kapan aku bisa
ziarahi hujan
ingin kubilas
seraut wajah masam
dan kusiram
nyala api
pada sebilah
senyum sinismu yang memadu
kapan aku bisa
ziarahi hujan
yang pernah
begitu derasnya mengucur lusuh tubuh
menjadi tirai
air tangis
mengundang
petir memekik getir
lalu hilang
karena berganti musim.
aku ingin
ziarahi hujan
menagih
perjumpaan perjumpaan kekal
dengan dan bersama kau
:kekasih.
Jepara,
Januari 2017
Merenungi Kepentingan
Apa yang penting dari seekor nyamuk: hewan kecil penghisap
darah dan pengganggu orang setiap kali melakukan aktivitas tidur. Karena nyamuk,
hewan kecil yang suka terbang lalu berteriak di pinggir telinga itu, hidup
seseorang terkadang harus berakhir. Setiap tahun, setiap datang musim hujan,
selalu ada saja yang mati karena penyakit bernama demam berdarah.
Langganan:
Postingan (Atom)